"Only By His Grace": STTII Yogyakarta Gelar Mission Trip dan Pengabdian Masyarakat di Sumba Raya
01 Jan 2026
Pengabdian Kepada Masyarakat

Sumba Raya – Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Yogyakarta kembali mewujudkan komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). Tim Mission Trip yang terdiri dari dosen pendamping dan mahasiswa sukses menggelar pelayanan intensif di wilayah Sumba Raya (Sumba Timur dan Sumba Barat Daya) pada tanggal 26 April hingga 07 Mei 2025.

Kegiatan yang mengusung tema "Only By His Grace" ini diketuai oleh mahasiswa Bayu Arjuna Israel Putra Jhonsen Jakobus Ludji di bawah bimbingan dosen Bapak Anon Dwi Saputro, M.Th. Tim yang beranggotakan delapan orang ini bergerak dengan visi untuk menjangkau masyarakat, memberikan penguatan iman, serta memberikan edukasi sosial bagi warga setempat.

Berdasarkan analisis situasi di lapangan, kehadiran tim PkM STTII Yogyakarta bertujuan untuk merespons berbagai dinamika sosial dan spiritual yang dihadapi masyarakat Sumba. Beberapa isu krusial yang menjadi fokus pelayanan meliputi harmonisasi tradisi budaya dengan iman Kristen, serta tantangan sosial seperti isu pernikahan dini (kawin paksa) dan pola asuh anak (parenting) dalam keluarga.

Selain itu, tim juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental generasi muda, mengingat adanya keprihatinan terhadap kasus bunuh diri yang marak terjadi di kalangan anak muda akibat tekanan sosial dan ekonomi. Melalui pendekatan personal dan kerohanian, tim berusaha hadir sebagai sahabat yang menguatkan. Selama kurang lebih dua minggu, tim Mission Trip melaksanakan berbagai agenda padat yang berdampak langsung bagi masyarakat, di antaranya:

  1. Pelayanan Gerejawi: Melayani di berbagai gereja mitra seperti GKS Waikadada, GKS Lete Loko, GBI Kambatatana, GBI Praikalokat, dan GPDI Mauliru. Kegiatan meliputi Ibadah Raya, KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), pelayanan sekolah minggu, hingga pelatihan bagi pemuda gereja .
  2. Pendidikan dan Sekolah: Melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan seperti SMA Merekehe dan SMP Kristen Waikadada. Di sini, mahasiswa STTII memberikan motivasi belajar, ibadah siswa, serta memperkenalkan pentingnya pendidikan tinggi bagi masa depan anak-anak Sumba.
  3. Sosial dan Kemanusiaan: Tim juga menyempatkan diri untuk mengunjungi pasien di Rumah Sakit Lindimara serta memberikan bantuan fasilitas penunjang belajar bagi anak-anak di pedesaan untuk mendorong semangat sekolah mereka.

Ketua Pelaksana, Bayu Arjuna, menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat dukungan doa dan dana dari berbagai pihak. Melalui tema "Hanya Oleh Anugerah-Nya", tim berharap pelayanan yang dilakukan dapat membangkitkan kembali gairah kaum muda di Sumba untuk hidup benar dan melayani Tuhan, serta membuka wawasan para orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak.

Kegiatan Mission Trip ini merupakan agenda strategis STTII Yogyakarta untuk memastikan teologi yang dipelajari di kampus dapat mendarat dan menjadi berkat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus.