YOGYAKARTA – Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk "Teknik Penulisan Artikel Jurnal" pada Rabu, 4 Februari 2026. Seminar yang ditujukan khusus bagi mahasiswa S2 ini menghadirkan Dr. Farel Y. Sualang, M.Th sebagai pembicara utama untuk membekali mahasiswa dalam menghadapi tantangan publikasi ilmiah.
Dalam pemaparannya, Dr. Farel menekankan bahwa publikasi bukan sekadar syarat gelar akademis atau pengembangan karier, melainkan juga bentuk kontribusi terhadap ilmu pengetahuan dan pelayanan iman. "Melalui riset teologis, kita dapat memberitakan Firman Tuhan dan menghasilkan pertumbuhan rohani yang menjadi berkat bagi penulis maupun pembaca," ujarnya.
Anatomi dan Struktur Artikel Jurnal
Peserta diajarkan mengenai struktur baku artikel jurnal yang dikenal dengan istilah IMRADC (Introduction, Methods, Results, and Discussion, Conclusion). Dr. Farel menjelaskan beberapa poin krusial dalam penulisan:
- Judul & Abstrak: Judul sebaiknya terdiri dari 10-12 kata, sementara abstrak (150-200 kata) harus mencakup pernyataan umum, tujuan, masalah, metode, dan pernyataan tesis (thesis statement).
- Pendahuluan: Menggunakan konsep "Segitiga Terbalik," dimulai dari konteks umum menuju research gap yang spesifik.
- State of the Art (SOTA): SOTA sangat penting untuk menentukan kebaruan (novelty) dan memastikan tidak adanya plagiarisme ide atau duplikasi penelitian.
Kunci Keberhasilan Publikasi
Salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi penulis adalah kegagalan dalam memaparkan pernyataan tesis secara jelas di awal artikel. Dr. Farel menyarankan penggunaan model Posusta untuk menyusun thesis statement yang argumentatif dan kuat. Selain teknik penulisan, seminar ini juga memberikan tips praktis dalam memilih jurnal yang tepat:
- Hindari Jurnal Predator: Penulis harus berhati-hati dan mempelajari karakter jurnal melalui basis data resmi seperti GARUDA atau SINTA.
- Ikuti Panduan Penulis: Mengikuti Author Guidelines atau template jurnal secara ketat sangat penting karena ketidakpatuhan terhadap teknis ini sering menjadi penyebab penolakan awal oleh editor.
Prinsip 3C: Tulisan yang baik harus memenuhi kriteria Clear (jelas), Complete (lengkap), dan Cohesive (padu).
Seminar ini ditutup dengan dorongan bagi mahasiswa untuk terus melakukan kolaborasi dengan para ahli serta rajin membaca jurnal bereputasi internasional agar tetap mutakhir dengan perkembangan ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing.